5 Tips Usaha Dapat Bertahan di Tengah Epidemi Corona

5 Tips Usaha Dapat Bertahan di Tengah Epidemi Corona – Tidak bisa dipungkiri epidemi Covid-19 sudah memberi dampak yang cukup besar buat perekonomian Indonesia, terutamanya buat aktor Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM). Himpunan Pebisnis Muda Indonesia (HIPMI) menaksir ada 20 % pebisnis di tiap bidang yang alami kerugian sebab epidemi corona.

5 Tips Usaha Dapat Bertahan di Tengah Epidemi Corona

” Pada keadaan tidak biasa seperti sekarang, lakukan ulasan atas situasi pekerjaan usaha. Jika dibutuhkan lakukan perkembangan untuk menyesuaikan dengan situasi keadaan termasuk juga dengan meminimalisasi pengeluaran, ” kata Chief Risk Officer Adira Insurance, Musi Samosir, diambil dari info tercatat Adira Insurance, Rabu 29 April 2020.

Untuk dapat bertahan ditengah-tengah epidemi, Musi merekomendasikan ada lima langkah yang dapat dilaksanakan beberapa pebisnis kecil ini.

Hal pertama yang harus dilaksanakan ialah mengecek situasi keuangan. Hal yang perlu kamu tulis ialah tidak ada orang yang dapat pastikan kapan epidemi Covid-19 ini akan usai.

Lakukan pengecekan dalam pada situasi keuangan usaha

Pastikan dahulu tempat likuiditas usaha. Likuiditas ialah beberapa dana atau asset likuid yang bisa secara cepat dipakai untuk bayar keharusan periode pendek termasuk juga untuk kepentingan pada kondisi genting (emergency fund).

Kamu harus pastikan berapa besar likuiditas yang dimiliki serta berapa lama likuiditas itu bisa menjaga usaha.

Selanjutnya, turunkan jumlah asset dengan jumlah utang. Dengan demikian, kamu bisa memproyeksikan kelangsungan usaha.

Perlu diingat jika salah satu suport pemerintah untuk UMKM sekarang ialah program restrukturisasi utang untuk menolong memudahkan efek epidemi Covid-19 pada usaha. Ini bisa jadi jalan keluar jika situasi keuangan usaha alami masalah relevan.

Buat Gagasan Usaha Baru

Untuk aktor usaha, kamu selalu harus bisa memperhitungkan serta menyesuaikan pada perkembangan atau efek yang kemungkinan berlangsung pada usaha. Sesudah bisa memproyeksikan kelangsungan usaha.

Buatlah business rencana baru yang berisi strategi penjualan, strategi distribusi, skema pemodalan serta skema pengeluaran. Dengan demikian, kamu bisa tingkatkan potensi usaha untuk bertahan waktu situasi keuangan sulit.

Kamu bisa coba mengaplikasikan strategi digital pemasaran untuk mengirit anggaran promo serta strategi distribusi untuk memperlebar jangkauan usaha.

Tulis Skema Pengeluaran

Pengeluaran sendiri terdiri jadi empat pos. Ke-4 pos ini ialah terkait dengan biaya operasional, keharusan terkait dengan gaji atau upah pekerja, sekunder, serta investasi.

Lakukan Manajemen Resiko

Untuk merangkum strategi untuk hadapi kekuatan kerugian yang kemungkinan berlangsung karena resiko usaha. Pertama kali kamu harus menganalisa efek apa yang kemungkinan berlangsung pada usaha.

Mengenai beberapa strategi manajemen resiko diantaranya memikul sendiri kerugian yang kemungkinan dikarenakan oleh suatu resiko, hindari efek, kurangi kekuatan efek serta yang paling akhir ialah mengubah pengendalian resiko serta kerugian yang kemungkinan muncul pada pihak ke-2.

Baca Juga: Inilah 9 Peluang Bisnis yang Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *